-|| Kisah ±90Hari ||-

Teratas

Tampilkan postingan dengan label Kisah ±90Hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah ±90Hari. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Februari 2017

Gunakan 2 Mata

Heiiii wanita yang mengometari perempuan hijab....
Heiiii peria mengaku laki² masih memandang wanita sexsy atau prempuan sexy,,,?

Bahkan tak jarang tudingan orang terus menghakimi mereka sebagi makhluk yang sempurna. Sering pertanyaan yang bahkan mereka sendiri tak paham dan selalu mereka terima. Tapi apakah kalian para cowo yang katanya peria, bisakah menggap wanita indah dengan jilbabnya, bahwa mereka juga perempuan biasa yang tak luput juga dari salah.

Ada yang berkomentar,
"perempuan yang mengenakan hijab belum tentu lebih baik dari yang tidak mengenakannya".
Well, itu tergantung pribadi masing-masing dalam menilai. Bagi mereka, yang mengenakan hijab merupakan awal untuk berproses lebih baik. Justru, hijab inilah yang membuat mereka terbimbing supaya selalu berhati-hati dalam segala aspek.

Mereka bidadari yang tak bersayap dengan mahkota Hijabnya bukan hanya memberi banyak pembelajaran dari segi agama, tetapi secara keseluruhan, baik hal kecil maupun besar. Mulai dari berpikir sebelum berkata dan melakukan berbagai hal hingga hal yang paling besar, yakni kelak menjadi contoh bagi sahabat mereka serta orang lain bahkan memberi teladan yang baik kepada anak-anak mereka di masa depannya yang mereka bimbing.

Sayangnya mereka Sering kali di pandang sebagai sosok yang lembut. Tetapi sejatinya mereka hanya manusia biasa yang juga memiliki amarah.

Pahamilah bahwa mereka juga memilki amarah. Amarah yang naluriah dimiliki oleh siapapun. Bukan berarti mereka tak ingin dipandang lembut, hebatnya adakalanya mereka memiliki emosi yang kadang tak ingin mereka lakukan.

Tak ada manusia yang sempurna, bahkan mereka sebagai wanita yang menjadikan hijab sebuah mahkota, juga memiliki kekurangan yang terkadang situasi membuat mereka tak bisa untuk bersikap lembut dan menahan emosi. Namun, satu hal terpenting, sebuah proses tak selalu berjalan dalam waktu yang singkat, tetapi mereka selalu berusaha agar selalu 'istiqomah' dengan mahkota hijab yang mereka menggunakan.

Dari
Sudut pandang
Firmansyah TurrKalem

Minggu, 19 Februari 2017

Seperti apa SEMANGAT kita...???

Siapa sih yang gak mau Akrab, Bersama, dalam kebersamaan penuh warna-warni Semangat...
tapi knapa kita engan untuk mengeluarkan ide² yang seharusnya mereka mengerti serta paham, untuk ide² di dalam kebersaman.
Sebuah semangat, buat kamu-kamu tau gak apa?
ketahuilah bahwa semua ini terjadi karena semangat inspirasi, semangat ingin paham dari kita yang menurun,
kita perlu pembangkit semangat diri,
Ya oke sebelumnya, simak dulu nih...Kita Saudara, iya kan...???
Jagat raya itu bumi ini tempat uji coba/laboraturium, dimana kita pijak kita berani mencoba menerapkan penemuan ide² baru, profesos tidak akan mendapat gelarnya jika dia tak pernah gagal. Hal ini terbukti gudang sebagian dari  pemikiran kita yang serba ingin tahu, kita harus selalu siap untuk belajar dan mencoba meski meski terkadang tidak selalu suka diajar/dipaksakan.
Tujuan semua ini menuju pembentukan kedewasaan, dan otak kita, tidak seperti tubuh kita, dapat terus tumbuh dewasa selama kita terus hidup
Ada beberapa hal yang baiknya sama² kita pelajari dengan tenang, dan sebaliknya.”
Ada banyak hal yang kita mampu lupakan, dimana hal tersebut belum kita pelajari.
Ketika kita kalah, dan kita mengetahuinya itu, disitu kita tidak akan mengerti cara bagaimana untuk menang
Selalu jalani kebersaman ini secara menukar warna² semangat, seolah-olah dari kita peribadi mempunyai hal baru untuk dipelajari dan kita mau mempelajarinya sama²
Hati² terhadap manusia yang bekerja keras mempelajari sesuatu, dan menemukan dirinya tidak lebih bijak dari sebelumnya.
Ini semua tidak masalah jika kita sampai berpikir bahwa kita telah berkembang, ketika kita berangkat untuk mempelajari satu bahasa baru, ilmu baru, atau cara² baru,sekalipun sampai kita menaruhkan/memposisikan kita seperti anak kecil yang baru lahir di dunia.
Bagaimanapun ayo keluarkan semangat kita.
Ucapkan apa yg telah kita lihat selama ini dan kita merasakanya monoto hanya itu² saja.
Sekali lagi, Kita "Belajar_Kreatif"

Sabtu, 18 Februari 2017

Indah saat dijalani...!!!

Abang : Neng... (Teriak kaya pake sepiker)
kMari dah sini abang kasih tau!!
Eneng : Apaan dah bang kuping aye kagak budek.
Abang : dah... diem² duduk situ, gue mau latiaan ngasih penceraaah buat anak muda.
Eneng : aye lagi banyak kerjaan bang, suruh jogrok di mari.
Abang : dah diem situ dengerin

Kekompakan dalam Kebersamaan sesuatu yang sangat diinginkan oleh setiap orang, termasuk gue.
Entah itu kebersamaan organisasi, keluarga, teman, sahabat, ataupun yang lainnya.
Dengan kebersamaan itulah kita bisa saling berbagi, menyelesaikan masalah bersama, berjuang bersama dan yang pasti adalah bahagia bersama.
Pernah sesering kali gue denger kata² kaya begini:
Ibarat sebatang lidi yang sangat mudah dipatahkan. Namun apabila lidi-lidi itu dikumpulkan dalam jumlah banyak maka akan sangat sulit untuk mematahkannya.
Nih iya kalau menurut gue, mau persahabatan dalam hal kebersamaan adem ayem, harus dicoba nih dari hal yg pernah gue denger beberapa kali,  supa kebersamaan makin kompak.

1. di Omongin/di Rembug
Kita omongin nih segala hal yang terkadang membuat diri kita ngeganjel(gondok gitu), apa yang buat sampe enggak nyaman sama sahabat(ajak jagongan sambi ngopi), sebelum hal tersebut bikin kita diem-dieman dan akhirnya berantem.

2. Pinter merasa
Terkadang tanpa disengaja candaan atau cerita kita menyinggung perasaannya. Kalau udah kayak gini, kita merasa sebagai sumber masalah harus mau minta maaf dan bilang kalau kita enggak bermaksud untuk nyakitin hatinya

 3. Jauhin yang buat sensitif
Kalau kita udah deket banget sama sahabat dalam satu wadah kebersamaan, pasti kita udah tahu baik buruknya si sahabat kita.
Tentang apa aja yang bisa buat mereka seneng dan juga sebel. Sebaiknya kita menghindari hal-hal yang kita tahu bakalan bikin berantem.

4. Enggak tersinggungan
Coba deh untuk lebih santai dan lebih tenang untuk ngelihat suatu masalah. Jangan gampang tersinggung dengan hal-hal yang sahabat kita lakuin ke kita.
Terkadang kalau kita udah deket banget sama sahabat kita ini, candaan yang membuat kita tersinggung sengaja dia buat untuk menggoda kita.

5. Jangan nyepelein
Karena deketnya kita sama sahabat dalam wadah kebersamaan, banyak hal-hal kecil dari sahabat yang sering kita sepelein.
Enggak jarang hal tersebut yang bikin sampe kita enggak berantem sama sahabat.
Misalkan pinjem uang dan lupa balikin, atau ngilangin barang-barang sahabat kita.
Mungkin awalnya hal-hal tersebut bukan masalah buat persahabatan kita,
tapi kalau keseringan bisa jadi pemicu berantem.

6. Kasih sayang/cinta
Hal ini enggak harus dilakuin sama yang kata anak muda "Pacar". Kedekatan kita dengan sahabat bikin kita tahu apa-apa aja yang bisa menyenangkan dia.
Enggak ada salahnya sekali-kali kita kasih sahabat kita hadiah yang bisa menyenangkan mereka. Enggak mesti hal besar.

Abang: Nah gitu neng... Cape nih gue...
Eneng: Nah kebanyakan nih iya bang anak muda jaman sekarang mah ni ya pake rumus beginian nih, nunggu kehilangan dulu baru sadar arti bebarengan tuh, baru dah "galau" iye kan bang.
Abang: nah entu tau mangkanya abang mau ngingetin bgtu.




Menikah terlebih dahulu atau membahagikan ORTU?



Sebelum menjawab pertanyaan
“menikah dulu atau membahagiakan orang tua dulu”.
Ada satu hal yang harus kita perhatikan dan ingat yaitu tentang membahagiakan orang tua.
Ada paradigma yang mesti diluruskan tentang hal ini apalagi ketika membuat pilihan menikah dulu atau membahagiakan orang tua?,
seolah-seolah setelah menikah kita tidak bisa lagi membahagiakan orang tua,
seolah-olah pernikahan menjadi “pemisah” antara anak dan orang tua.
Padahal berbakti kepada orang tua adalah kewajiban anak hingga akhir hayat, tidak ada alasan untuk tidak berbakti kepada orang tua walaupun sudah menikah.

Menurut Ustad Khalid Basalamah dari ceramah beliau yang dikutip Nysaajee.
 Tentu masih tetang menikah.
Masalah memuaskan orang tua semampunya. kalo ada kelebihan rizky dan dana segala macam lakukan, kalo tidak ada yasudah, gitu kan. Jadi, bukan berarti klo punya gaji sekarang 2jt misalny, maka orang tua kita harus kasih semua sampe mereka puas.
Tolak ukur puas ini sampe kapan? sampe kapan? dan seberapa besar yang harus kita berikan.
Posisi orang tua juga harus faham. kalo anaknya baru kerja dan mungkin dia butuh pasangan. Orang tua yang bijak dia malah membantu mendorong anaknya kalo sudah punya kerjaan, utk berumah tangga.

Karena Rumah tangga itu sesuai sabda Nabi Muhammad "siapa yang telah menikah maka telah melengkapi setengah agamanya, hidupnya akan tenang, tinggal bertaqwa pada Allah di setengah yang tersisa. Dengan Menikah, Pintu Rezekimu Memamng benar-benar bisa lebih tebuka.. Aamiiin yaa robbal 'aalamiiin.

Nah orang tua yang bijak dia akan membantu anaknya untuk bisa menikah segera., gaboleh ditunda, karena itu akan mengamankan dirinya. Semua anak-anak yang sudah menikah itu akan dewasa akan lebih bijaksana akan muncul tanggung jawab ,dst. dan itu sangat positif yekaaan...  Wallahua'lam..
Jadi saran Gue, Lihat keadaan . klo kita merasa sudah butuh dengan pasangan. Maka sampaikan pada orang tua dan mulai lah menikah. menikah dengan orang yang sepadan. Nah kalo belum ada hajat, memang biasa tidak terlalu penting mungkin krn umur juga masih muda.
Maka ingin bakti dengan orang tua silahkan..  dan setelah menikahpun masih bisa berbakti pada orang tua.

Gaji pun di sisipkan untuk kebutuhan orang tua bisa. gak harus semua gitukan. Wallahua'lam..

Baca disini...  yang masih pacaran
Terus cari bukunya kaya  gini..ni.. Promosi biar laris bukunya

Ini sumber inspirasi  Menikah terlebih dahulu atau Bahagiain ORTU? 

Jumat, 17 Februari 2017

Stop Menilai dari Penampilan

Sangat mudah memang memberikan komentar atau menilai sesuatu hanya dari luarnya saja, karena hal tersebut merupakan sikap yang seringkali kita tunjukkan dalam kehidupan ini. Bukan hanya kepada sesuatu yang kita lihat saja, namun hal ini bahkan sering kita lakukan pada seseorang yang kita temui di dalam kehidupan kita. Ini tentu sebuah kebiasaan yang buruk, di mana kita begitu mudah menilai dan memberikan komentar tentang seseorang, yang bahkan bisa saja tidak kita kenal sama sekali.

Meski kita memiliki kebebasan untuk melakukan hal ini, namun bukan berarti kita bisa menilai dan mengomentari semua orang dan hal yang kita temui di dalam kehidupan kita. Bagaimana jika ternyata kita salah, atau bahkan dipermalukan atas apa yang telah kita ucapkan tersebut, sebab suatu saat bisa saja kita menemukan titik di mana kita harus belajar.

Lanjut membaca...

Jangan Takut Bermimpi !!

Kita harus punya mimpi. Ini adalah hal mutlak yang harus kita miliki selama nyawa masih di kandung badan.

Mungkin sekarang ini, kita punya sederet keinginan yang ingin diwujudkan.
Ingin ini, ingin itu dan sebagainya.

Impian salah satu hal, titik puncak dari semua keinginan,  yang ingin kita wujudkan.
Jadi, dari banyak keinginan itu, tetapkanlah satu hal sebagai impian. Kemudian posisikan keingingan-keinginan tadi sebagai langkah untuk mewujudkan impian kita

Satu lagi hal yang sangat penting, jangan sampai kita lupa untuk bahagia.

Bahagia membuat kita tetap semangat, meski mungkin diterpa kesulitan yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Bahagia membuat kita terus dikelilingi aura positif dan optimis untuk mengejar impian itu.
Jangan sampai kita jadi orang yang tidak bahagia dengan alasan fokus mengejar impian.
Al hasil...

Kita jadi kehilangan teman, sahabat, waktu istirahat atau bahkan kehilangan waktu untuk bernafas panjang dengan lega.
Artinya harus ada yang diubah dari cara mengejar impian!

Satu hal yang harus selalu sama-sama kita ingat: BERBAHAGIALAH.

Akhirnya,
ketekunan, kesungguhan dan kesabaran adalah kunci hingga pada akhirnya sampai pada impian yang selama ini kita tancapkan.

Satu hal yang harus selalu diingat,
bahwa hasil tidak akan menghianati kerja keras kita.
Jadi bekerja keraslah untuk mengejar impian!

Sumber Inspirasi...

Kamis, 16 Februari 2017

Jenuh iya...???

Buat kalian yg menemukan titik jenuh, buat gue itu adalah kurangnya kita kreatif coba deh kita punya kreatif buat jalanin idup, biar kita ga merasa monoton dan cuma gitu gitu ajah.

Sebenarnya titik jenuh itu karna kita terlalu lama melihat,mengamati,mendengar dan merasakan, kita ga pernah coba keluarkan kreatif diri kita yg sudah kita harapkan tuk terealisasikan, mungkin dari diri kita takut ini takut itu. Belum mencoba kok sudah berfikiran macem-macem. 

Suatu misalnya kita berada di tengah perkumpulan dg misi/visi yg sepaham dan sejalan, nah di salah satu dari mereka ada yg mengeluarkan suasana untuk menggerakan semangat, lalu kita merasakan suasana itu dengan nyaman. Nah apa kita harus seperti itu terus, lalu apa kreatif kita pikirkan dan ayo dijalankan.

Mereka yg memiliki ide dan susunan suasana yg menghidupkan secara kreatif juga sama loh seperti kita, mereka punya kehidupan yg di fikirkan, kebutuhan yg penuh tanggungjawab. Tapi apa kalian sedikit tidak tergugah tuk berani seperti salah satu dari mereka, yang berani mengeluarkan suasana kehidupan dalam kebersamaan. Mana kreatif kita

Jadi kejenuhan dari kalian sendiri yg enggan bangkit dari zona nyaman, zona asiknya kalian, udah saatnya kita sadari.

Jadi bergantian salah satu dari mereka tumbang belum sempat ciptakan suasana yg kreatif, nah kita harus berani menggatikan hidupkan suasana. 
Yuk saatnya BerfikirKreatif...

Oke gue yang salah...!!!


Gue salah terlalu banyak memikirkan loh.

Gue salah karena berpikir loh di sana seperti yang gue pikirkan.

Gue salah terlalu berharap/baper.

Gue salah karena berharap loh ama gue bisa terus jadi teman baik.

Gue salah terlalu sering bermimpi, dan halusinasi.

Gue salah karena bermimpi..
loh dan gue punya cerita.

Ternyata
Gue salah. Semua salah gue.

Atau mungkin semua pemikiran gue yang salah?

Mungkin ga benar loh ninggalin gue begitu saja.

Mungkin kagak benar loh lupa begitu mudahnya.

Mungkin nggak benar loh sengaja hapus penggalan kisah singkat kita.

Mungkin loh kagal salah kalo mainin gue.

Oh ya ampun, sory..sory salah
kata siapa loh mainin gue?

Ternyata kesalahan gue
Gue
yang udah memermainkan hati gue sendiri.
Gue
yang udah mengaduk-aduk perasaan gue sendiri.
Iya gue pelakunya.

Bagaimana bisa gue begitu egois dan tak mau dipersalahkan?
Bagaimana bisa gue nyalahin itu ama loh?

Mungkin gue lupa. Selama ini ±90hari berteman, kan?
Maksud gue, dulu kita berteman, kan?

Teman,
seseorang yang bisa kita ajak bermain. Termasuk bermain perasaankah? Termasuk bermain-main dengan hatikah?

Mau tahu apa yang gue pikirin tentang loh sekarang?
Untuk kesekian kalinya gue tersadar,
Loh Dunia Maya.
Semu.
Ada tapi tak nyata.
Ada tapi tak tersentuh.
Gue hanya bisa melihat loh dari satu sisi yang loh liat.
Loh memang berhak menunjukkan apa pun yang loh mau
dan juga menyembunyikan segalanya sesuka loh.
Loh sangat berhak untuk itu.

… dan Loh tahu apa yang gue rasakan sekarang?
Gue merasa bodoh.
Gue merasa Konyol.
Mungkin ini karena gue terlalu naïf. Berpikir bahwa semua orang berlaku sebaik yang gue pikirin.
Berpikir bahwa seorang teman tidak akan pernah sengaja untuk melupakan temannya.
Berpikir bahwa pasti ada alasan yang sangat masuk akal atas ketidakhadiran loh selama ini.

Gue merasa bodoh.
Gue merasa Konyol.
Sadar bahwa ternyata selama ini gue telah hidup dalam dunia mimpi.
Mimpi yang begitu indah,
yang membuat gue gak pernah ingin bangun.
Bahkan seringkali gue tidak menyadari bahwa itu sekadar mimpi.
Mimpi gue terlalu sempurna,
Nggak seperti yang gue harapkan tentang loh.

Gue merasa bodoh.
Gue merasa Konyol.
Gila. Mungkin selama ini loh nggak benar-benar ada.
Mungkin gue benar-benar hanya bermimpi.
Gue kecewa pada diri gue sendiri.

Inget ini
Sama sekali bukan salah loh.
Gue merasakan semua rasa itu karena salah gue sendiri.
Gue yang salah.
Gue tidak akan bermimpi tentang loh lagi. Gue tidak akan mengingat loh lagi.

Gue yang salah. Maaf.
Gue yang salah. Sorry.

Rabu, 15 Februari 2017

HUBUNGAN CINTA JARAK JAUH

Dengan kata lain, hubungan cinta jarak jauh sering tidak bisa bertahan lama. Kendati semua hubungan cinta, baik jarak jauh maupun tidak, sama-sama rentan.

Setiap hubungan cinta pasti memiliki masalah, namun masalah yang akan dihadapi pasangan LDR levelnya justru lebih berat.
Lantaran rasa sepi yang dirasakan salah satu pihak, bisa berujung pada ketidak percayaan dan cemburu yang terkadang tidak beralasan.
Dari ketidak percayaan itulah puncaknya ada pada perselisihan dan konflik.

Salah satunya sikap antisipasi yaitu dengan mengetahui sebab-sebab yang sering menyebabkan hubungan cinta jarak jauh kandas.

Jika Anda ingin mempertahankan hubungan cinta LDR Anda, simak informasi berikut.

Negatif Thinking
Asal Menuduh
Enggan Berkomunikasi
Berbuat Serong/Selingkuh
Lanjutkan...

Bukan Maksudnya SOK ALIM, SOK SUCI..!! APA LAGI MERASA BENAR?

BANYAK ORANG BERKATA:
SOK ALIM,
SOK SUCI,
URUS SAJA
DIRI SENDIRI !
APA KAMU SUDAH ALIM, SUDAH SUCI ? APA KAMU SUDAH BENAR ?
TAK PERLU CAMPURI URUSAN ORANG LAIN !

Bukalah hatimu teman, ia yang menegur dan memberi nasihat padamu karna ia sayang padamu bukan membencimu.

Hanya orang-orang pedulilah yang mau mengurusi orang lain kepada kebaikan.

Manusia adalah makhluk yang lemah dan serba kekurangan, janganlah sombong merasa diri sudah benar. Orang yang sombong adalah orang yang tidak mau mendengar dan menerima kebenaran. Ketika kebenaran itu telah datang padanya ia malah mengolok-ngolokkan.

Apakah benar dan dibenarkan bila kita menjadi Sok Alim, Sok Bijak, Sok Baik, Sok Suci, dan sok-sok lainnya?

“Suatu perbuatan yang dikatakan sok, itu artinya perbuatan tersebut dilakukan secara berpura-pura.
Atau bukan merupakan tabiat asli kita. Dan berpura-pura selama ditujukan untuk membentuk karakter diri pribadi sebagai suatu pembelajaran sebelum kita meraih kondisi yang diharapkan, maka itu adalah suatu cara yang benar dan dibenarkan.”

“Yang tidak benar, adalah bila perilaku sok tersebut ditujukan untuk sekedar sombong-sombongan atau sekedar ingin mendapat pujian dari orang lain..”

Lanjut...

Ambilah hikmah dari kata-katanya, belum tentu esok engkau mendapatkan teman seperti itu. Suatu saat engkau akan mencarinya juga. Semoga bermanfaat..!!!


PACARAN OR JADIAN

HAHA. 
Di balik wajah kita nihh yang terkejut bercampur takjub, mendengar dua kata "Pacaran Or Jadian" (apa cobaa) 
melayanglah sebuah doa tulus (Setelah membaca Artikel ini): 
“Semoga kita semua mendapat hidayah-Nya…”Amiin

Pacaran boleh² ajah, tapi bukan berarti harus mengabaikan lingkungan sekitar kalian ‘kan? (Kususnya yang jomblo tuh)

Et yang jomblo atau belum berpasangan sebenarnya mereka lagi belajar ituh meyikapi ajaran Agamanya

Jadi Yuk, jadi buat yang pacaran bisa menyikapi dengan baik dan memberi contoh yang baik buat pasanganmu dan orang lain. 
Jangan sampai deh kita jadi bahan tertawaan atau cibiran orang sekitar kita karena tingkah laku kita yang konyol. semoga bisa bermanfaat bagi para pasangan pemuda-pemudi agar tidak terlalu berlebihan dalam bersikap.

Lanjutkan membaca


Tujuan Blogger

Menjadi Blogger yang memiliki ketangguh yang mampu membawa perubahan admin, seserta harapan bermanfaat untuk orang lain, menuju rasa ingin tahu menuju dunia penuh inspirasi, dan juga pengetahuan yang mempunyai nilai positif bagi orang lain.


Semua bisa jadi Cerita

Foto saya
Bintaro, Tangerang Selatan
Saya dulu bodoh atau membodohkan diri, bisa dibilang kalian yang pintar atau memintarkan diri, disini mungkin sulit untuk kalian bertahan tapi disana jauh lebih sulit beradaptasi untuk saya. Sekarang mencari atau jauhkan saja Saya, bahkan jika kalian bertanya "mau sampai kapan?", sampai saat ini Saya belum bisa menjawab itu, jika semua itu pudar dimakan waktu itu biasa saya maklumi, namun jika pudar dimakan kawan itu yang seharusnya dipahami.

Apa Inspirasimu